Connect with us

Ragam

4 Keajaiban di Kota Medan, yang Nomor 1 Lagi Viral Nih

keajaiban di kota medan

Nggak perlu lah kita jalan-jalan keluar negeri. Apalagi untuk sekedar ngelihat keajaiban dunia. Karena keajaiban di Kota Medan pun banyak.

Sangking banyaknya penampakan keajaiban di Kota Medan ini, kita pun tak sadar. Okelah bang kak, tak usah banyak cengkunek lagi. Ini 4 keajaiban di Kota Medan, versi BanyakCakap.Com

1. TUKANG PARKIR

Ada yang bilang juru parkir, tapi awak tulis tukang parkir ajalah ya. Nah, tukang parkir di Medan ternyata nggak sembarangan. Harus punya keajaiban.

Di Medan, rata-rata tukang parkir punya jurus bunglon atau siluman. Jadi pas awak parkir, tak ada nampak satu pun tukang parkir. Tapi pas awak mau cabot, tiba-tiba dari belakang. Ada yang teriak. “Mundor mundor, teros bang, awas taik ayam.”

Masih mendingan yang kekgitu. Ada lagi, yang tiba-tiba nyetop di depan. Padahal awak udah mau gaspol. Tak ada sedikit pun jasanya. Paling tidak, bantu-bantu awak keluarkan kendaraan lah.

Terus, tarif parkir di Medan ini bervariasi. Kalau di depan toko, biasanya Rp2000. Tapi kalau ada event, konser atau bazar, bisa Rp5000.

Jangan coba-coba nggak bayar. Apalagi, tukang parkirnya emak-emak. Nanti kayak di Petisah kemaren. Dibukanya baju sama celananya. Hajab lah awak klo kekgitu. Bukan dia yang malu. Awak yang malu bang.

Uwak ini bukan lagi balap, tapi kepayahan dia lewat jalan itu

2. GALIAN AKHIR TAHUN

Bentar lagi mau akhir tahun bang. Bakal rame orang ngorek jalan sama parit. Memang untuk pembangunan bang. Tapi, tanah hasil korekan parit, biasanya dibiarkan lama menumpuk. Pas panas cuaca, makan abu lah kita. Kalau hujan, berlumpur lah barang tu.

Kalau sudah berlumpur, banyak kereta yang jatuh. Gempar-gempar ban kita dibuat. Lumpurnya dalam pulak itu. Ditambah lagi aroma menyengatnya. Lengkap lah. Awak pigi kerja wangi, lewat situ jadi apek. Cewek-cewek pun menjauh bang.

keajaiban di kota medan

Pengemis saat diamankan Satpol PP Medan. (foto : Medan Bisnis)

3. PENGEMIS KELILING KAMPUNG

Biasanya muncul pas tanggal muda. Turun dari angkot rame2. Trus pisah. Cem dah ada program orang itu. Penampakannya, mamak2 pake kerudung sambil pegang proposal, mamak2 cacat atau bocah2 dengan wajah memelas.

Pernah bang, kukasi sekali mamak2 itu, abis itu… Bergiliran orang tu datang ke rumah. Yang bikin jengkol eh jengkel, pas datang ke rumah, pincang jalannya. Udah jauh, bagus jalannya. Ajaib kali lah pokoknya bang.

Bukan awak pelit bang. Kalau dilihat dari fisiknya, masih bisa orang itu kerja.

Ada nenek-nenek di tempat kami. Udah tua kali bang. Tapi masih nyariin bekas air mineral. Nggak mau dia jadi pengemis. Apalagi, pengemis proyek sama pemerintah.

Pokoknya, nenek-nenek itu, lebih mantap dibanding koruptor yang senang ditangkap itu.

keajaiban di kota medan

Hajab kali kan bang kak. Beserak sampah tu. (foto : Tribun Medan)

4. GUNUNG SAMPAH

Kasian awak nengok petugas kebersihan di Medan ini. Tau lah kelen bang kak, susah ngatur orang Medan. Udah disediakan tempat sampah, buangnya masih sesuka hati.

Yang paling bikin gondok, ada pulak yang buang sampahnya di depan rumah awak. Awalnya satu bungkus. Lama-lama satu kardus. Kepingin kulempar balok biar mampus.

Pernah aku lewat di Jalan Kayu Putih. Ada spanduk larangan buang sampah, di sebelah kiri jalan. Isinya doa. Yang buang sampah di sini, didoakan cepat mati.

Di bawah spanduk itu, dulunya banyak sampah, jadi bersih.

Terus, di seberang spanduk itu, ada muncul gunung sampah baru. Kimbekkkk…

Cemmana bang kak? Cocok kelen rasa keajaiban di Kota Medan itu. Kalau mau nambahin, di kolom komentar aja ya…

loading...
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement Dedicated Server Indonesia

Kontak Kami

Mau kirim tulisan? Mau usahanya diliput gratis? Dibaca ribuan orang per hari.

Silahkan kirim semuanya ke email BanyakCakapDotCom@gmail.com

Mau kaya raya?

Kerja lah cuyyy!!!!

Ayo Langganan Artikel, Gratis!

Silahkan tuliskan alamat email anda

Recent Posts

Advertisement

Title

More in Ragam

error: Content is protected !!