Connect with us

Ragam

9 Tipe Netizen Jelang Pilpres 2019, Yang Nomor 1 Paling Banyak Nih…

tipe netizen jelang pilpres 2019

Cepatnya perkembangan teknologi, jika tidak dibarengi adab, menghasilan netizen yang beringas. Apalagi, jika bicara politik. Berikut 9 Tipe Netizen Jelang Pilpres 2019.

1. Komentar duluan, Baca Belakangan

A : Ya ampun… Gawat negara ini bro.

B: Ada apa bro? Oh… Ini. Udah baca isinya?

A: Nggak sempat bro, gua share aja dulu

B: (ngunyah kaus kaki yang seminggu belum dicuci)

2. Nge-share berita karena sesuai pandangannya

Tipe ini membagikan berita secara subjekif karena sesuai dengan pandangannya. Entah urusan politik, sosial, agama, budaya, dll. Jika tidak cocok dengannya, meskipun benar, maka tidak akan disukai. Jangan harap dia mau nge-share berita itu.

3. Sinis sama medianya

Tipe ini kalau nggak suka sama satu media, nggak bakal mau memercayai berita yang disampaikan. Meskipun benar, namun karena sudah benci dan sinis, maka bakal selalu menganggap media ini ‘nggak suka sama kelompok kita’.

4. Suka komentar panjang pakai teori sendiri

Membangun benteng pertahanan agar tidak mudah percaya dengan suatu berita sebelum mengonfirmasi adalah hal yang baik. Namun jika menganggap argumen pribadi sebagai sesuatu yang pasti benar, itu adalah suatu kesalahan.

5. Menghujat berita seenak udel

Ini tipe yang boleh dibilang nggak tahu diri. Habis baca berita yang udah ditulis dengan proses yang nggak singkat, dihujat deh tuh berita. Udah menikmati tulisan orang, habis itu menjelekkannya.

6. Ngelike aja yang dibanyakin

Ini model yang boleh dibilang nggak ribut. Nggak suka komentar, bahkan nggak suka membagikan berita. Cuma tool like yang menarik baginya untuk diklik. Semua postingan temannya mungkin saja dia klik like. Postingan pro atau kontra pun diberi like. Hobi mungkin ya?

7. Kalau berbagi berita hati-hati, mengutamakan verifikasi

Nah, ini tipe yang oke banget. Hati-hati sebelum membagikan berita.

8. Klop sama media langsung share buta deh berita-beritanya

Ini kalau memandang media secara subjektif. Menurut dia, kalau media yang dia suka dan dirasa cocok, bakal menyajikan berita yang selalu benar dan valid. Sayangnya, mereka lebih cenderung memilih media berbasis fanspage. Bukan media yang benar dan berimbang.

9. Lebih suka jadi penengah

Tipe Netizen Jelang Pilpres 2019 seperti ini sangat jarang dan terancam punah. Model yang kalau melihat orang pada tengkar di media sosial langsung mencoba menengahi. Biasanya, komentarnya bikin adem. Dan biasanya lagi, jarang didengerin sih.

 

Begitulah Tipe Netizen Jelang Pilpres 2019, ada yang mau nambahi?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement Dedicated Server Indonesia

Kontak Kami

Mau kirim tulisan? Mau usahanya diliput gratis? Dibaca ribuan orang per hari.

Silahkan kirim semuanya ke email BanyakCakapDotCom@gmail.com

Mau kaya raya?

Kerja lah cuyyy!!!!

Ayo Langganan Artikel, Gratis!

Silahkan tuliskan alamat email anda

Recent Posts

Advertisement

Title

More in Ragam