Connect with us

Misteri

Berteman dengan Arwah (Bagian-1)

Malam Jumat Kliwon. Kami tengah duduk di beranda. Sepulang ngaji dari masjid. Dan selesai mengerjakan PR. Bertiga.

Termasuk dengan Cici. Adik perempuan aku yang paling bontot. Yang belakangan kami sadar. Memiliki kemampuan mistis: Mampu melihat makhluk-makhluk ghaib. Berinteraksi. Dan berkomunikasi dengan sosok ghaib. Yang penampakannya bisa membuat kami merinding.

Kemampuan aneh Cici itu bukannya makin menghilang. Namun terus terasah seiring bertambahnya usia. Apalagi saat menjelang dewasa seperti saat ini.

Agung, adik lelaki yang paling kecil, belum lahir. Saat malam itu, aku, Ayu, dan juga Cici memutuskan untuk bermain: JELANGKUNG.

Ini bukan permainan baru. Bersama teman sekelas, kami sering memainkannya di sekolah. Bisa dengan menggunakan uang koin. Atau dengan kertas. Yang ditulis dengan huruf A. Sampai dengan Z.

Efek mistis memang muncul di tengah permainan itu. Ketika uang koin yang kami siapkan, bergerak sendiri. Padahal seluruh jari aku dan teman sekelas, bertumpu di atasnya. Andai kami tahu ini berbahaya, aku tak kan pernah mau memainkannya lagi.

Termasuk yang terjadi pada malam Jumat Kliwon ini.

Hampir pukul 10. Angin berhembus begitu lembut. Menambah hening suasana malam, yang memang sudah senyap.

Pintu rumah penduduk banyak yang tutup. Dengan lampu yang sudah temaram. Membuat aura malam ini semakin angker.

Kami tak peduli dengan bahaya itu.

Aku mulai menyiapkan papan. Yang sudah bertuliskan abjad. Sedang adikku, mulai merogoh-rogoh tas sekolahnya. Untuk mencari uang logam. Yang siapa tahu masih tersisa.

Ritual pun dimulai. Bertiga. Kami memulainya di samping beranda. Di depan bagian luar kamar. Di bawah pohon kapuk. Yang batangnya kekar menjulang meninju langit.

Orangtua tak tahu yang kami buat.

Jari telunjuk kami bertiga bertumpu pada sekeping uang logam. Memejamkan mata. Dengan mulut berkomat-kamit. Sambil terus membaca mantra.

“Jelangkung jelangke, disini ada pesta kecil-kecilan. Datang tak di jemput. Pulang tak di antar”

Mantra itu terus kami ucapkan. Berkali-kali. Sampai tiba-tiba……..

“Klentiiiiiiiiingg….. uang logam itu bergerak. Hingga menimbulkan suara. Yang dentingannya mengoyak keheningan malam.

Tanpa sadar, lalu aku berkata kepada dua adikku.

“Kalau capek jangan langsung di lepas. Nanti hantunya marah. Siapa yg geser-geser tadi”

“Aku gak ada ya….kata Ayu.”

“Aku juga gak ada mbak, sahut Cici”

Tiba-tiba, angin berhembus sedikit kencang. Hembusannya sampai merontokkan daun kapuk. Beberapa di antaranya jatuh tepat di tengah-tengah kami. Aura mistis begitu kental. Aku mulai merinding.

“Lalu siapa? Atau jangan-jangan. hantunya udah masuk,” kataku lirih. Sambil menatapi mata kedua adikku.

“Ayoookk kita tanya,” ajak ku kepada mereka.

“Nama kamu siapa?” tanya Cici. Pelan.

Tanpa kami duga……………. Sreeeeeeeeettt.

Koin itu bergeser ke huruf W. Cici terdiam. Ayu juga. Aku apalagi. Tangan Ayu yang tadinya memegang sandal, beralih ke pergelangan tanganku. Dan makin kuat saat melihat koin itu bergeser dengan sendirinya.

Sreeeeeeeeeettt….

Koin itu bergeser lagi ke huruf U.

Kami saling pandang. Aku sempat curiga. Jangan-jangan. Salah satu adikku ini yang menggesernya. Tapi….

Sreeeeeeeeeeetttt…… koin itu bergerak lagi. Kali ini ke huruf L…A…., dan N.

Malam makin larut. Permainan makin seru. Kami terus bertanya kepada Jelangkung itu. Dan dia pun memberi jawabannya.

Ternyata namanya WULAN. Meninggal ketika masih kecil. Karena sakit. Dan ditinggalkan oleh kedua orang tuanya…

(Bersambung)

Editor: Suryaman A

Bersumber dari kisah nyata yang diceritakan oleh: Sisca Jayanti

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement Dedicated Server Indonesia

Kontak Kami

Mau kirim tulisan? Mau usahanya diliput gratis? Dibaca ribuan orang per hari.

Silahkan kirim semuanya ke email BanyakCakapDotCom@gmail.com

Mau kaya raya?

Kerja lah cuyyy!!!!

Ayo Langganan Artikel, Gratis!

Silahkan tuliskan alamat email anda

Recent Posts

Advertisement

Title

More in Misteri