Connect with us

Ragam

Hamil Lintah setelah Berenang di Sungai saat Camping

Kisah tentang hamil lintah ini berdasarkan kisah nyata, nama dan lokasi disamarkan.

“Ma, aku berangkat ya” ucap Siska pada orangtua tunggalnya sesaat bus yang menjemputnya tiba.

“Hati hati disana. Jangan banyak tingkah” balas ibunya memberi izin.

SMAN 12 Bandung mengadakan program study lapangan di daerah perbukitan yang jauh dari pusat kota dan Siska murid kelas XII-IPA wajib turut dalam kegiatan.

Rombongan itu akhirnya tiba di tempat tujuan. Hanya ada tiga rumah kayu yang disediakan pemimpin lingkungan setempat, suara aliran sungai menambah kesan yang tenang di daerah itu.

“Na, temenin gua pipis yok. Udah ga tahan nih” ucap Siska

Nina, sahabat karib Siska pun menyetujui permintaan Siska, dengan segera mereka menuju sungai terdekat dan buang air kecil disana.

Singkat cerita program study tour berjualan sesuai rencana walaupun banyak hal mistis yang terjadi saat malam hari. Tak jarang pula tercium aroma kemenyan yang tak tau berasal darimana. Hari kepulangan pun tiba tanpa ada hal yang benar benar janggal terjadi.

Hingga beberapa minggu pun berlalu Siska merasa gelisah karena jadwal ‘tamu’ bulanannya terlewat beberapa minggu, bahkan awal bulan sudah tiba namun ia belum datang bulan juga.

Siska adalah murid yang polos tak pernah berpacaran. Mustahil jika ia hamil. Sebulan setelahnya pun ia belum datang bulan juga malahan perutnya sering terasa mulas dan nyeri seakan organ perutnya tercabik cabik. Hingga akhirnya Siska dilarikan ke puskemas saat ia pingsan di sekolah.

“Boleh saya bertemu orangtua pasien?” Tanya bidan pada guru Siska

“Saya bu” ucap ibu Siska

Bidan tersebut pun mengajak ibu Siska memasuki ruang konsultasi

“Bu, sepertinya putri ibu tengah mengandung” Sang bidan langsung memberitahu inti dari percakapan

“Tidak mungkin dokter putri saya anak baik baik”

“Ibu sebaiknya mengajak putri ibu ke rumah sakit untuk USG”

Menuruti perintah bidan, ibu Siska membawa Siska ke rumah sakit terdekat untuk USG walaupun di perjalanan ibu Siska tak berhenti menangis.

Di rumah sakit mereka langsung dipersilahkan memasuki ruang konsultasi, beruntung karena tidak ada antrian.

“Hamil anak siapa kamu?” Tanya ibu Siska seolah memohon. Siska hanya menggeleng, lelah menjelaskan jika ia tak pernah melakukan hal tak wajar.

“Ayo sini duduk dulu dek,bu” ajak dokter dengan ramah.

“Jadi adek ini sudah mengalami gejala apa saja?”

Siska menggeleng
“Ga ada dokter” jawab Siska

“Ayo jujur nak, ibu capek bahkan disini kamu masih berbohong” tangis ibunya lagi

Si dokter menghela napas lalu kembali mengajak bicara Siska

“Pernah mual mual?”
Siska menggeleng

“Terlambat menstruasi?”
Siska mengangguk

“Yasudah ayo baring dulu disini” dokter itu memapah Siska menaiki tempat tidur.

Ia mulai mengoles gel ke perut Siska sambil melihat ke layar. Tiba tiba dahinya mengerut lalu menatap Siska bergantian.

“Pernah sakit perut ga dek?”

“Sering dok”

“Ini bukan janin bayi!” Ucap dokter pada ibu Siska

“L-lalu apa dok?”
Dokter tak menjawab lalu kembali fokus pada layar

“Maaf kalau terlalu sensitif namun, adek bisa jamin masih perawan kan?” Tanya dokter

“Iya dokter” jawab Siska dengan yakin

“Hmm yasudah ayo duduk disana lagi”

“Bu, putri anda tidak sedang hamil”

“Jadi kenapa dok?”

“Kasus ini juga pernah saya tangani, ada lintah di rahim adek ini”

Siapa yang tidak terkejut? Bagaimana bisa lintah bersarang di rahim Siska?

“Adek pernah mandi di sungai ga? Atau kencing di sungai?” Tanya dokter

“Pernah dok, sewaktu study tour”

“Nah sudah pasti ini. Bu, ini kasus serius kalau bisa putri ibu wajib operasi besok karena pertumbuhan lintah di rahim tidak bisa diremehkan”

Seperti yang disarankan Siska segera dioperasi keesokan harinya dan tujuh ekor lintah berhasil dikeluarkan melalui operasi. Menurut dokter lintah yang masuk hanya seekor namun karena terlalu lama bersarang di rahim Siska, lintah tersebut sempat berkembang biak. Namun syukurlah lintah tersebut bisa keluar dan rahim Siska masih bisa sembuh.

Jadi, buat teman teman sekalian harap berhati hati jika ingin beraktivitas disungai apalagi mandi dan buang air.

Kiriman pembaca.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement Dedicated Server Indonesia

Kontak Kami

Mau kirim tulisan? Mau usahanya diliput gratis? Dibaca ribuan orang per hari.

Silahkan kirim semuanya ke email BanyakCakapDotCom@gmail.com

Mau kaya raya?

Kerja lah cuyyy!!!!

Ayo Langganan Artikel, Gratis!

Silahkan tuliskan alamat email anda

Recent Posts

Advertisement

Title

More in Ragam