Connect with us

Ragam

Kamus Bahasa Medan Lengkap, Kelen Apakan Biar Gak Apa

kamus bahasa medan

Jadi gini bang kak, kamus bahasa Medan ini kami buat supaya orang yang bukan dari Medan, bisa ngerti kalau baca web BanyakCakap.com. Biar gak apa kali orang itu.

Kamus Bahasa Medan : A

  •  Aci: Boleh, Gak Aci: Gak Boleh
  • Alamak: Expresi yang berasal dari kata Alah Mak.
  • Alip: Jenis Permainan, ex: Alip Bataliun, Alip Cendong, Alip Brondok, Alip Jongkok.
  • Anak Mudanya: Aktor dalam drama atau film. Pada umumnya yang berperan sebagai Jagoan.
  • Angek: Iri, cemburu, atau tidak suka
  • Awak: Saya atau Aku.

Kamus Bahasa Medan : B

  • Balen: Minta atau bagi.
  • Baleng: Rusak, ada yang tidak beres.
  • Bedangkik: Ungkapan Bagi Orang yang Pelit
  • Bedogol: Bodoh/Bego
  • Belacan: Terasi
  • Bendol: Benjol
  • Bereng: Melirik, melihat, menantang
  • Berondok: Bersembunyi, ngumpet
  • Broti: Kayu yang biasanya dipakai untuk tiang
  • Berselemak: Belepotan.
  • Berserak: Tabrakan di jalanan
  • BK: Plat kendaraan bermotor. Plat motor di Sumatera Utara memang BK. Ex: Berapa nomor BK mu? (Berapa nomor plat mobilmu?)
  • Bocor Alus: Agak gila
  • Bonbon: Permen

Kamus Bahasa Medan : C

  • Cak: Coba. Ex. Cak kau pakai dulu gitar itu
  • Cakap: Ngomong, berbicara. Ex. Diam dulu kau Poltak, banyak kali cakapmu
  • Cakap Kotor: Bicara tidak senonoh
  • Celat : Cadel. Ex. Tidak bisa bilang R
  • Celit: Pelit
  • Cem/Cam : Seperti, macam, kayak, biasa dipadukan dengan kata mana. Ex. Cem-mana jadinya? (Bagaimana jadinya).
  • Cendek/Cetek: Dangkal. Ex. Tidak takut aku berenang disungai itu, cendek koq airnya
  • Cengkunek: Lagak, gaya atau banyak tingkah. Ex. Jangan banyak cengkunekmulah, beli rokok saja tidak bisa
  • Cincong: Omong, alasan. Ex. Jangan banyak cincongmu. (Jangan banyak omongmu)

Kamus Bahasa Medan : D

  • Dekak-dekak: Abacus, alat hitung Cina dari jajaran kayu (biasanya 10 baris) yang masing-masing jajar terdiri atas 10 bola sebagai satuan hitung.
  • Deking: Orang pihak ketiga yang membantu seseorang untuk mengatasi masalah atau untuk mendapatkan sesuatu. Asal kata dari backing. Ex: Poltak, siapa rupanya dekingmu, kok cepat kali dapatmu kerja di PT itu?
  • Demon: 1. Demonstrasi; demo. Ex. Pak keplor didemon sama warganya sendiri. 2. Hebat, gaya. Ex. Pembalap itu demon kali bah.
  • Dongok/dogol/bedogol: Bodoh, pander

Kamus Bahasa Medan : E

  • Ecek-ecek: Pura-pura
  • Enceng: Selesai, habis
  • Encop: Ucapan sebagai pertanda minta istirahat dulu. Ex. Aku cop dulu ya, mau ke kencing
  • Eskete: Orang yang saling bermusuhan
  • Estra: Iklan televisi atau bioskop.

Kamus Bahasa Medan : G

  • Gacok: Jagoannya. Ex. Mana gacok kau, kita adulah
  • Galon: Pom bensin
  • Gecor/Kibus: Besar mulut, ga bisa menyimpan rahasia
  • Gerot: Geger otak, gila.
  • Getek: Genit
  • Golek-golek: Berbaring-baring santai; tidur ayam
  • Gondok: Dongkol atau kesal
  • Goni botot: Tukang botot/rongsokan
  • Guli: Kelereng

Kamus Bahasa Medan : H

  • Hajab: Hancur, Mampos (Akan mendapat masalah atas perbuatannya). Ex. Hajablah kau nanti dimarahi mamak, main main saja kerjamu.

Kamus Bahasa Medan : I

  • Ikan Laga: Maksudnya ikan cupang/ikan aduan

Kamus Bahasa Medan : K

  • Kaco: Gawat, Gak Beres
  • Kali: Banget, sangat. Ex: Hebat kali anak itu main bola nya bah.
  • Kalo: Kalau
  • Kamput: Singkatan dari kambing putih, merek minuman keras murahan. Ex. Si Ucok tenggen gara-gara minum kamput
  • Kedan: Teman, sohib (Berasal dari bahasa batak)
  • Kede Sampah: Warung kelontong kecil
  • Kede: Dari kata Kedai yang berarti warung
  • Kek: Kayak, Ex. Kek mananya kau ini, janjimu kemarin kau datang.
  • Kelen: Kalian
  • Kelir: Pinsil warna (Sebagai kata benda). Kate kerja tetap memakai “Mewarnai”
  • Kereta: Sepeda motor
  • Kere: Miskin, melarat
  • Kocik: Kecil
  • Kombur: Ngobrol (Arti positif), Banyak omong (Arti negatif)
  • Kopek: Kupas, kelupas. Ex. Jangan kau kopek lukanya, nanti tambah para
  • Kornel: Tendangan pojok/penjuru dalam sepak bola. Plesetan dari “Corner”
  • Koyak: Robek/Sobek. Ex. 1. Celanaku koyak. 2. Kukoyak-koyak kertas hasil ujianku
  • Kuaci: Bukan kwaci makanan, tapi permainan berupa cetakan plastik dengan beragam wujud, seperti Bruce Lee, kelinci, gajah, mobil, dsb. Dipakai utk mainan dan juga sebagai barang taruhan.

Kamus Bahasa Medan : L

  • Langgar : Tabrak. Ex. Ibu Mila meninggal dilanggar kereta
  • Lantak: Habis; habisi. Ex. Dilantaknya semua hidangan itu. Ex. Rumah itu dilantak sijago merah
  • Lasak: Banyak gerak, tidak bisa tenang
  • Lego: Drible bola. Ex. Jago kali ah nge-lego bolanya
  • Lembek: Lemah, lemes
  • Lengkong: Cincau hitam, buat campuran es sirop
  • Lepok: Pukul. Ex. Dilepuk orang sekampung dia
  • Leyong: Putus. Ex. Layangannya leyong.
  • Ligat: Lincah, lihai, cepat. Ex. Ligat kali dia kalo kerja
  • Limper: Lima perak. Dipakai untuk menyebut uang Rp 5 rupiah.
  • Limpul: Lima puluh. Dipakai untuk menyebut uang Rp 50 rupiah
  • Limrat: Lima ratus. Dipakai untuk menyebut uang Rp 500 rupiah
  • Litak: Habis, kondisi capek sekali
  • Loak: Payah, Bodoh. Ex. Loak kali kau pun, gitu aja nggak bisa
  • Lobok: Kedodoran, kebesaran. Ex. Celananya lobok
  • Locak: Kalah terus menerus.
  • Lokal: Ruang kelas. Ex. Si Adi lagi di lokal, belum keluar

Kamus Bahasa Medan : M

  • Melalak: Hobinya keluar rumah, ga betah di rumah. Sebuah sifat yang lebih diarahkan kepada perempuan. Konotasinya negatif.
  • Mengkek: Manja
  • Mentel: Genit, centil
  • Mentiko: Belagu, sifat orang yang suka merasa paling hebat dan suka cari masalah
  • Merajok: Ngambek
  • Merepet: Marah dengan menggunakan kata-kata
  • Minyak Lampu: Minyak tanah
  • Minyak Makan: Minyak goreng
  • Monza: Monginsidi Plaza, tempat jualan pakaian bekas

Kamus Bahasa Medan : N

  • Nembak: Makan atau beli sesuatu tapi gak bayar
  • Ngeten: Mengintip. Lebih sering dipakai untuk mengintip adegan yang menggiurkan, seperti orang mandi, orang ML, dsb.
  • Nokoh: Dari kata tokoh, artinya menipu; berdusta. Ex. Dia itu nokoh, jangan percaya. Lihat: Tokoh

Kamus Bahasa Medan : O

  • Oyong: Terhuyung-huyung, limbung

Kamus Bahasa Medan : P

  • Pajak: Pasar. Ex: Pajak Petisah, Pajak Pagi
  • Pekan: Pasar yang biasanya buka di hari Sabtu
  • Palar: Dipaksa-paksain
  • Panas: Sakit demam. Ex. Tidak masuk sekolah dia karna panas.
  • Pande: Pandai, pintar
  • Panglong: Toko tempat penjualan material bangunan
  • Paret: Maksudnya parit, got
  • Paten: Hebat atau bagus.
  • Pauk/Paok: Payah, nggak keren, bodoh (Paok kali pun kau, gitu aja nggak bisa)
  • Pekak: Tuli. Ex. Percuma kau teriak, dia orangnya memang pekak)
  • Pencorot: Nomor urut paling akhir, Pecundang
  • Pening: Pusing
  • Perei: Libur (Slang dari free)
  • Perli: Menggoda, flirting seseorang utk menjadi pacar.
  • Pesong: Gila, tidak waras
  • Pinggir: Digunakan untuk meminta supir angkot atau bis untuk berhenti.
  • Ponten: Nilai
  • Pukimbek: Expresi kesal atau kecewa.
  • Pukimak: Kata kasar (kotor) sebagai ungkapan kemarahan
  • RBT (Rakyat Banting Tulang): Ojek.
  • Rodam: Disiksa
  • Raun-raun: Jalan-jalan berkeliling (dari bahasa inggris: Walking Around – “Raun”)
  • Recok: Ribut, berisik
  • Rol: Penggarisan, mistar (Kata benda)

Kamus Bahasa Medan : S

  • Sarap: Tidak waras, gila
  • Sebeng: Menyebeng, Menyerempet
  • Sedeng: Gila, sinting
  • Seken: Bekas (Dari bhs Inggris: Second)
  • Selop: Sandal
  • Selow: Lambat. (Slang dari slow)
  • Semak: Kumuh, berantakan, kacau. Ex. Semak kali kamarmu, tidak pernah kau bersihkan.
  • Senget: Tidak waras, gila
  • Sepeda Janda: Sepeda berpalang ala jaman dulu, suka dipakai ibu-ibu atau buruh kebun
  • Sutil: Codet, Sendok masak.
  • Setip: Penghapusan (kt. benda), menghapus (kt. kerja)
  • Sikit: Plesetan dari sedikit
  • Silap: Salah, keliru. Ex. Kalo awak tak silap, besok kita latihan koor
  • Sor: Suka atau tertarik. Ex: Sor kali aku lihat si Delima itu bah
  • Sudako: Angkot

Kamus Bahasa Medan : T

  • Tarok: Meletakkan. Ex. Tarok (letakkan) saja buku itu diatas mejaku yaa..
  • Teh Pait: Air minum dengan bubuh teh
  • Telekung: Mukena
  • Tenggen: Mabuk alkohol
  • Tepos: Lawan tonggek
  • Tepung Roti: Tepung terigu
  • Teratak: Atap tambahan, biasanya dibangun jika ada kegiatan seperti pesta dsb.
  • Terge: Perhatian, peduli, acuh. Ex. Sudah ku peringatkan kau, tapi tidak kau terge
  • Tekong; Tekongan: Menikung; tikungan, simpang jalan
  • Titi: Jembatan. Lebih sering digunakan untuk jembatan yang kecil
  • Tokok; menokok, Memalu, memaku.
  • Tonggek: Bokong yang montok
  • Toyor: Pukul
  • Tumbok: Pukul. Ex. Jangan banyak cincongmu, ku tumbuk kau nanti
  • Tungkik: Teler, cairan di kuping

Kamus Bahasa Medan : U

  • Ubi: Singkong
  • Ubi Rambat: Ubi jalar
  • Ulang Alik: Ulang lagi, coba lagi

Klo ada yang masih kurang, tambahin di kolom komentar di bawah ini ya bang kak.

Baca Juga :

  1. Sejarah Tiga Mall Tua di Medan

  2. Sejarah Kampung Keling di Medan

  3. Sejarah Rujak Simpang Jodoh

  4. Sejarah Terowongan Belanda di Medan

loading...
loading...
1 Comment

1 Comment

  1. Okim

    03/10/2018 at 11:01 am

    flirting emang apa artinya bang?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement Dedicated Server Indonesia

Kontak Kami

Mau kirim tulisan? Mau usahanya diliput gratis? Dibaca ribuan orang per hari.

Silahkan kirim semuanya ke email BanyakCakapDotCom@gmail.com

Mau kaya raya?

Kerja lah cuyyy!!!!

Ayo Langganan Artikel, Gratis!

Silahkan tuliskan alamat email anda

Recent Posts

Advertisement

Title

More in Ragam

error: Content is protected !!