Connect with us

Iptek

Mengenal Tamshnews.com, Media yang Jadi Rujukan untuk Melaporkan dr Ani Hasibuan

dr Ani Hasibuan

 

dr Ani Hasibuan dipanggil polisi atas laporan dari seorang warga bernama Carolus Andre Yulika terkait sebuah artikel di tamshnews.com. Artikel itu bertajuk ‘dr Ani Hasibuan SpS: Pembantaian Pemilu, Gugurnya 573 KPPS Ditemukan Senyawa Kimia Pemusnah Massal’.

Kali ini kami hanya akan menelusuri domain Tamshnews.com yang sudah tidak bisa diakses. Domainnya berubah menjadi Tamsh-news.com. Namun masih sama-sama susah disebutkan. Salah satu kesalahan mencari nama domain. Inilah penelusuran tim BanyakCakap.com (bukan portal berita):

Keanehan 1 : Data Pemilik di Sembunyikan

Domain Name: TAMSH-NEWS.COM
Registry Domain ID: 2304765787_DOMAIN_COM-VRSN
Registrar WHOIS Server: whois.rumahweb.com
Registrar URL: http://www.rumahweb.com
Updated Date: 2019-05-17T06:53:57Z
Creation Date: 2018-09-01T04:05:48Z
Registry Expiry Date: 2019-09-01T04:05:48Z
Registrar: CV. Rumahweb Indonesia
Registrar IANA ID: 1675
Registrar Abuse Contact Email: abuse@rumahweb.co.id
Registrar Abuse Contact Phone: +62.274882257
Domain Status: clientTransferProhibited https://icann.org/epp#clientTransferProhibited
Domain Status: clientUpdateProhibited https://icann.org/epp#clientUpdateProhibited
Name Server: NS1.RUMAHWEB.COM
Name Server: NS2.RUMAHWEB.COM
Name Server: NS3.RUMAHWEB.NET
Name Server: NS4.RUMAHWEB.NET

Berdasarkan data di atas, Tamsh-news.com membeli domain melalui rumahweb.com sejak tanggal 01 September 2018. Si pemilik mengunci data pribadi, berupa nama, nomor telepon serta email yang biasanya muncul di web media. Ini masih tahap wajar.

Keanehan 2 : Tidak Ada Data Media di Web

Setelah masuk ke web, selain tampilannya yang biasa saja (lebih mirip blog pribadi), juga tidak mencantumkan susunan redaksi dan alamat kantor, selayaknya portal berita atau media yang asli.

Keanehan 3 : Isi Berita

Di berita dengan judul, “Dr. Ani Hasibuan SpS : Pembantaian Pemilu, Gugurnya 573 KPPS”, pada alinea pertama sudah terlihat jelas si penulis bukan seorang jurnalis. Karena kaidah tanda baca banyak yang diacuhkan. Begitu juga di alinea yang lain, banyak kata yang kurang huruf. Atau kalimat yang membingungkan.

SINYALEMEN dugaan dr Ani Hasibuan Spesialis Syaraf. Bahwa, kematian karena kelelahan belum pernah ketemu. Bahkan dia katakan “Ini Bencana atau Pembantaian Pemilu” tegasnya di acara “Catatan Demokrasi Kita” tv One beberapa waktu lalu. Nampaknya, menjadi kenyataan atas apa yang di temukan di tubuh korban petugas KPPS berusia relatif muda tewas mengenaskan.

Kemudian di alinea ke-empat, demi memperkuat tulisan, web ini memasukkan berita hoax yang bantahannya sudah banyak beredar di media nasional.

Selain itu, korban petugas Pemilu Sita FitriatI anggota KPPS 32 RW 12 Kel.Kb.Jayanti Bandung Kota Jawa Barat. Sita tewas yang mengenaskan adalah mahasiswi tingkat akhir berusia 21 tahun. Dikabarkan, dalam tubuhnya ditemukan zat kimia C11H26NO2PS dalam tubuh korban KPPS itu, Bagaimana ditemukan senyawa kimia itu jenis apa ? Kabar ini telah viral di media sosial. (HOAX)

Dan di alinea yang lain, malah berisi opini dengan sumber kabar berita tak jelas dari media sosial. Serta dibumbui keterangan tentang senyawa kimia VX.

Keanehan 4 : Tidak Ada di Berita di Media Nasional

Setelah dicek, kutipan ucapan dr Ani Hasibuan : Pembantaian Pemilu, Gugurnya 573 KPPS Ditemukan Senyawa Kimia Pemusnah Massal, tidak ditemukan di media nasional yang lain. Ini berarti Tamsh-news.com merupakan the only one. Intinya inti, core of the core, wartawannya wartawan.

Berarti sudah bisa ditarik kesimpulan bahwa web Tamsh-news.com atau pun Tamshnews.com bukan sebuah portal berita, seperti yang banyak dituliskan di media nasional. Melainkan hanya sebuah web abal-abal yang menggabungkan tulisan opini dan kabar viral yang cenderung hoax.

Dan pertanyaan besarnya, bisakah kita membuat laporan dengan berdasarkan berita di sebuah web abal-abal yang hoax seperti ini?

loading...
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement Dedicated Server Indonesia

Kontak Kami

Mau kirim tulisan? Mau usahanya diliput gratis? Dibaca ribuan orang per hari.

Silahkan kirim semuanya ke email BanyakCakapDotCom@gmail.com

Mau kaya raya?

Kerja lah cuyyy!!!!

Ayo Langganan Artikel, Gratis!

Silahkan tuliskan alamat email anda

Recent Posts

Advertisement

Title

More in Iptek

error: Content is protected !!