Connect with us

Historical

Menyingkap Terowongan Rahasia di Bawah Kota Medan

terowongan rahasia

Medan semakin kehilangan jatidiri. Banyak bangunan bersejarah yang tidak dirawat. Ada pula yang dihancurkan. Padahal ada penginggalan yang sangat misterius.. Yaitu terowongan rahasia. Yang (katanya) menghubungkan Istana Maimoon – Mesjid Raya hingga ke Supermarket pertama, Waren Huis di Jalan Ahmad Yani.

Tim BanyakCakap.com coba menelusuri buku-buku sejarah Melayu Deli yang bercerita tentang terowongan rahasia tersebut. Mulai dari perpustakaan Medan hingga taman bacaan Tengku Luckman Sinar, ditelusuri. Hasilnya tetap nihil.

Dari hasil googling, muncul sebuah web yang menuliskan tentang terowongan rahasia. Si penulis sempat melakukan wawancara dengan juru kunci bangunan bersejarah di Jalan Ahmad Yani, Medan.

Jika anda melewati Jl.Ahmad Yani,maka mata anda akan dimanjakan dengan bangunan-bangunan peninggalan Belanda,seperti gedung London Sumatetra (Lonsum), Kantor AMPI,dan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Medan.


Tapi, tak banyak yang tahu kalau salah satu bangunan tua tersebut memiliki sebuah terowongan rahasia. Terowongan ini konon kata sang juru kunci, Umar (69) bisa tembus hingga ke Istana Maimoon dan Stasiun Kereta Api Medan.

Umar yang telah 15 tahun menjadi penjaga dan juru kunci gedung Administrasi Belanda( kini menjadi Kantor SPSI Medan) tak keberatan menceritakan sejarah bangunan tua ini.

Gedung ini dibangun sejak tahun 1918,tapi keberadaannya sekarang sungguh memprihatinkan. Tak terawat, berlumut, kayunya lapuk, bocor di setiap atapnya, kaca jendela yang retak dan memuai menjadi penanda betapa mirisnya bangunan ini.

Untung saja, masih ada jejak-jejak kokoh bangunan. Seperti tangga yang menghadap pintu masuk kantor SPSI. Pijakan/anak tangga dan pegangannya yang terbuat dari kayu jati bercat coklat tak lekang dimakan waktu. Hanya debu yang bertengger, tak ada rayap, maupun tanda-tanda lapuk.

Tahun 1995 seorang peneliti asal Belanda dan beberapa awaknya datang ke tempat ini untuk menemukan misteri terowongan yang letaknya berada tak jauh dari tangga. Mereka membuka penutup kayu yang menyelimuti bagian atas jalan terowongan tersebut.

Setelah selesai membongkarnya,mereka menemukan ada 10 anak tangga menuju pintu terowongan. Lantai terowongan tersebut berwarna putih dan terbuat dari marmer.

Sayangnya, jalan masuk utama terowongan tersebut terkunci. Pintu yang berwarna kuning keemasan tersebut disegel dengan rantai besar mirip rantai jangkar kapal. Tak bisa dibuka. Konon kata peneliti Belanda tersebut, kuncinya memang didesain untuk tidak bisa dibuka. Alias memang tertutup selamanya.

Menurut perkiraannya, jika pintu terowongan tersebut dibuka, maka isi terowongan tersebut adalah tengkorak. ‘Hasil’ zaman penjajahan dulu.

Umar, yang pernah melihat langsung pintu terowongan tersebut menceritakan, bahwa jalan masuk ke dalam terowongan seperti lintasan rel kereta api. Umar mengatakan kalau seandainya pintu tersebut juga berhasil dibuka, kecil kemungkinan untuk mendapatkan oksigen.

“Mereka bisa mati kehabisan nafas di sini,” ujarnya.
Umar, yang mendapat informasi dari juru kunci sebelumnya, Pak Sitepu, mengatakan kalau terowongan itu dulunya adalah tempat pertemuan rahasia antara anggota kerjaan Melayu dan pemerintah Belanda.

Apakah ada kemungkinan tersimpan juga harta rampasan perang? Di mana saja terowongan rahasia tersebut bermuara? Nantikan investigasi tim BanyakCakap.com.

(sumber : momoregar.wordpress.com)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement Dedicated Server Indonesia

Kontak Kami

Mau kirim tulisan? Mau usahanya diliput gratis? Dibaca ribuan orang per hari.

Silahkan kirim semuanya ke email BanyakCakapDotCom@gmail.com

Mau kaya raya?

Kerja lah cuyyy!!!!

Ayo Langganan Artikel, Gratis!

Silahkan tuliskan alamat email anda

Recent Posts

Advertisement

Title

More in Historical