Connect with us

International

Penembak di Pittsburgh Sempat Teriak ‘Seluruh Yahudi Harus Mati’

Sebanyak 11 orang tewas dari data terakhir penembakan brutal yang terjadi di Sinagog The Tree of Life Pittsburgh, Amerika Serikat. Sementara enam lainnya dalam kondisi luka-luka.

Juru bicara Alleghany County, Amie Downs, mengungkapkan, enam orang luka akibat insiden itu, dua di antaranya berada dalam kondisi kritis. Ia juga menambahkan pelaku penembakan termasuk dalam korban luka itu.

Dilansir CNN, Minggu (28/10/2018), Direktur Keamanan Publik Pittsburgh, Wendell Hissrich sebelumnya menyebut 10 orang tewas dalam insiden tersebut. Namun kini jumlahnya bertambah.

“Hari ini, mimpi buruk telah terjadi di kota Pittsburgh,” ujar Hissrich.

Pelaku penembakan diketahui bernama Robert Bowers yang menyatakan diri sebagai anti-Yahudi.  Sebelum menjalankan aksinya Robert sempat menyinggung soal Yahudi.

“(Robert bilang) Semua orang Yahudi harus mati,” kata salah satu anggota polisi dikutip dari Reuters yang mengutip CNN, Minggu (28/10).

Menurut mantan presiden Sinagoga, Michael Eisenberg, penembakan yang dilakukan oleh Bowers terjadi saat jemaat melakukan ibadah Sabtu Sabat. Diperikarakan ada sekitar 100 orang berada di dalam Sinagoga.

“Pada hari seperti hari ini, pintunya terbuka, ini adalah layanan keagamaan, Anda bisa masuk dan keluar. Sebagian besar jemaat adalah orang tua,” katanya.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengecam keras aksi penembakan itu. Trump mengatakan, penembakan ini dilakukan oleh kelompok anti-Semit (anti Yahudi).

“Ini adalah tindakan anti-Semit! Tidak boleh ada toleransi untuk kelompok anti-Semit,” tegas Trump.

Trump menambahkan, aksi penembakan itu murni kriminal. Seluruh dunia terguncang akibat insiden itu.

“Tindakan pembunuhan massal yang kejam, sulit dipercaya, dan sejujurnya, sesuatu yang tidak dapat dibayangkan. Bangsa kita dan dunia terguncang dan tercengang oleh kejadian ini,” ujar Trump.

Trump juga menyinggung soal pentingnya bagi tempat ibadah memiliki senjata untuk menghadapi serangan.

“Jika saja mereka memiliki perlindungan dari dalam kuil mungkin situasinya akan berubah. Tapi mereka tidak memilikinya,” imbuhnya.

 

loading...
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement Dedicated Server Indonesia

Kontak Kami

Mau kirim tulisan? Mau usahanya diliput gratis? Dibaca ribuan orang per hari.

Silahkan kirim semuanya ke email BanyakCakapDotCom@gmail.com

Mau kaya raya?

Kerja lah cuyyy!!!!

Ayo Langganan Artikel, Gratis!

Silahkan tuliskan alamat email anda

Recent Posts

Advertisement

Title

More in International

error: Content is protected !!