Connect with us

Historical

Sejarah Tiga Mall Tertua di Medan, Tempat Rekreasi Abdul, Abang-abang Zaman Dulu

tiga mall tertua di medan

Nggak kayak sekarang bang. Banyak tempat nongkrong di Medan. Mulai dari mall. Hingga pinggir jalan. Sekitar tahun 70-an hingga 80-an, inilah tempat nongkrong favorit. Termasuklah tiga mall tertua di Medan ini.

Setelah kukumpulkan data, ada tiga mall yang bisa dikategorikan tertua di Kota Medan. Yaitu Olympia Plaza, Medan Plaza dan Deli Plaza. Namun dari ketiga mall tersebut tinggal satu yang masih terus beroperasi hingga saat ini, yaitu Olympia Plaza.

[Tiga Mall Tertua di Medan] Olympia Plaza

Diresmikan Walikota Medan, pada tanggal 22 juni 1984. Sempat menjadi favorit warga Kota Medan di era tersebut. Ya iyalah. Masih jarang pulak mall kala itu.

Dulunya, Olympia Plaza memiliki 9 lantai. Yang semuanya produktif beroperasi. Mulai dari lantai 1 hingga lantai 3 berfungsi sebagai jualan kain dan pakaian. Lantai 4 difungsikan sebagai swalayan.

Lantai 5, sebagai arena bermain, mulai dari video game, becak-becakan, kuda goyang, dan lain sebagainya. Lantai 6, dikondisikan sebagai bioskop. Sementara, lantai 7 hingga 8 difungsikan sebagai tempat hiburan mulai dari kafe hingga diskotik.

Yang kuingat. Kalau main ke Olympia. Biasanya naik sudako kuning nomor 26. Turun di Sambu. Habis itu jalan. Inilah yang bikin sport jantung. Karena bisa kenak kompas.

“Tambah-tambahin dululah uang minum kami,” biasanya kegitu. Udah paling sopan itu. Yang datangi, paling sikit tiga orang.

Terpaksalah awak pasang mukak lugu dan sedih. Tapi sempat koyak juga Rp500 perak.

Ada lagi pertanyaan wajib dari pihak pengompas.

“Anak mana kau lae? Sini dulu kau!.”

Dengan mukak seram. Sedikit pamer tato murahan. Biasanya cuma satu huruf, inisial namanya.

Kalau nekat, gampang jawab yang kekgini.

“Anak komplek tentara Sunggal aku bang. Mau jumpa bapakku di atas. Napa bang? ”

Tapi pasang mukak agak sombong lah sikit. Biar agak apa sikit. Apalagi pake akting deketin orang itu. Sambil doa tentunya. Untung-untung percaya.

Yang paling apes, kalau dia jawab kekgini.

“Aku anak sana juga. Di mananya rumahmu? ”

Mampussssss….

 

[Tiga Mall Tertua di Medan] Medan Plaza

tiga mall tertua di medan

Medan Plaza diperkirakan berdiri pada tahun 1984. Plaza yang terletak di Jalan Iskandar Muda Medan ini merupakan pusat pembelanjaan modern pertama yang ada di Medan.

Alm Jaya Chandra sang pendiri, menjadikan Medan Plaza sebagai bangunan dengan fasilitas terlengkap dan modern pada saat itu. Tidak heran, bila bangunan ini langsung diminati oleh berbagai kalangan, terutama yang berduit atau orang kaya.

Pada awal bangunan ini berdiri, lantai 6 merupakan restoran kelas atas, dan sering digunakan sebagai tempat pesta pernikahan.

Baca Juga : Cerita Anak Medan Tentang Toleransi, Mantappp!!!

Setelah Medan Plaza berdiri, berbagai pusat pembelanjaan pun mulai bermunculan di Medan. Sebut saja, Deli Plaza, Perisai Plaza, Sinar Plaza, Thamrin Plaza, Medan Mall, dan Menara Plaza yang semuanya memiliki konsep seperti Medan Plaza.

Plaza yang ‘wafat’ setelah dilahap api ini dulunya jadi salah satu tkp (tempat ku pacaran). Tiap Senin ada nomat. Nonton hemat. Kala itu, tiket masih Rp7500 hari Senin. Normalnya Rp13000.

Kalau awak pacaran, bukan nonton film horor atau romantis. Tapi film komedi. Shaolin Soccer. Kekgitu lah kelen seharusnya dek (kalau ada adek-adek yang baca). Jangan modus nonton film horor.

Terus, di Medan Plaza ini juga surganya kaset. Mau beli kaset baru atau jadul, ada semua. Di lantai pertama. Pernah kelen beli kaset disitu?

[Tiga Mall Tertua di Medan] Deli Plaza

tiga mall tertua di medan

Dikenal sebagai plaza kelas atas. Berdiri sejak 1985. Merupakan gudangnya butik. Ketika warga Medan menyebut kata ‘butik’, yang terbersit di benak langsung namanya. Ya, dia adalah Deli Plaza.

Deli Plaza, yang terletak di Jalan Putri Hijau Medan ini, terkenal dengan fasilitas yang diberikannya. Sebut saja bioskop dengan sound system kelas A, butik-butik mewah yang menjual produk impor, tempat makan yang lengkap, hingga tempat permainan yang menggoda. Bahkan, di plaza inilah mainan ala “roller coaster” tersedia.

Jangan lupakan Theatre President yang legendaris. Ini merupakan bioskop mewah untuk warga Medan.. Selain tempat duduk yang nyaman, sound system kabarnya merupakan produk impor dan kelas 1 pula.

Bahkan, suara yang dikeluarkan dari theater yang hanya memiliki 3 studio ini tetap beroperasi ketika hampir 80 persen gedung Deli Plaza sudah tidak beroperasi lagi.

Awak pun tak sanggup nonton disitu. Pernah saat masih kecil, dibayarin nonton di President. Judul filmnya, Catatan Si Boy. (ternyata awak udah tua ya)

Sebagai anak lintasan jalan Medan – Belawan. Deli Plaza ini jadi tempat rekreasi wajib. Karena lintasannya mudah dijangkau. Oleh kami yang selalu naik bus Budi. Dari Jalan Yos Sudarso, turun di simpang Gudang. Ongkosnya cepek.

Ngeri-ngeri juga lewat disitu. Banyak tukang kompas gentayangan. Pernah, kawanku kenak kompas. Bukan cuma uang, sepatunya pun diambil.

Dilaporkan sama om-nya. Tukang kompasnya dikasi oleh-oleh ketupat Bangkahulu. Ada yang di kepala. Ada yang di mata. Paling parah yang di bibir.

Kekgitu lah sejarah Tiga Mall Tua di Medan. Yang punya histori samaku. Hiks…

loading...
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement Dedicated Server Indonesia

Kontak Kami

Mau kirim tulisan? Mau usahanya diliput gratis? Dibaca ribuan orang per hari.

Silahkan kirim semuanya ke email BanyakCakapDotCom@gmail.com

Mau kaya raya?

Kerja lah cuyyy!!!!

Ayo Langganan Artikel, Gratis!

Silahkan tuliskan alamat email anda

Recent Posts

Advertisement

Title

More in Historical

error: Content is protected !!