Connect with us

Iptek

Siap-siap… Fitur Baru WhatsApp yang Dianggap Paling Mengganggu Segera Diluncurkan

fitur baru WhatsApp

Bagi anda pengguna WhatsApp, siap-siap menerima fitur baru WhatsApp yang dianggap paling mengganggu. Bahkan gara-gara fitur ini, dua pendiri WhatsApp mengundurkan diri.

Fitur ‘menakutkan’ tersebut bernama ‘Status Iklan’. Mungkin bagi kebanyakan pengguna, fitur tersebut akan sangat menggangu.

Namun bagi pemiliknya, fitur baru WhatsApp ini bisa mendatangkan pundi-pundi uang yang melimpah.

Mengingat data statistik menunjukkan peningkatan trafik yang melimpah ruah. Pada Mei 2018, 1,5 miliar pengguna WhatsApp sudah mengirim sebanyak 65 miliar pesan melalui aplikasi WhatsApp maupun WhatsApp web per hari.

Apalagi Facebook yang membeli WhatsApp seharga US$19,3 miliar, atau setara Rp280 triliun pada 2014, ingin segera menikmati keuntungan.

Dilansir dari Metro, Rabu 28 November 2018, soal fitur kontroversial ini, memang akan muncul dalam pembaruan di Status tidak lama lagi.

Umumnya, setiap ada pembaruan yang dikeluarkan platform tersebut sebagian besar pengguna akan menyambutnya dengan gegap gempita, namun tidak untuk kali ini.

Fitur ini sudah diprediksikan bakal mirip dengan Instagram Stories yang diadopsi dari Snapchat Stories. Pengguna dapat mengunggah foto, video, dan bahkan menambahkan GIF. Postingan akan hilang setelah 24 jam.

Facebook, selaku pemilik WhatsApp, mengatakan jumlah pemakai yang menggunakan halaman Status di aplikasi pesan instan terpopuler dunia itu jumlahnya saat ini mencapai 450 juta dari total pengguna WhatsApp global sebanyak 1,5 miliar orang.

Pembaruan yang telah lama menjadi bahan pembicaraan ini membuat orang-orang penting di WhatsApp hengkang dari aplikasi milik Facebook tersebut.

Dua pendiri WhatsApp, Brian Acton dan Jan Koum, telah mengucapkan selamat tinggal kepada perusahaan. Lalu, baru-baru ini Business Executive WhatsApp, Neeraj Arora, juga menyusul dua bosnya meninggalkan posisi strategis di WhatsApp.

“Sepertinya, semua orang meninggalkan WhatsApp, bahkan sebelum Status Iklan dirilis. Satu lagi setelah Jan dan Brian, kini Neeraj Arora meninggalkan WhatsApp. Terima kasih atas dedikasinya,” kata akun pembocor fitur WhatsApp, WABetaInfo.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement Dedicated Server Indonesia

Kontak Kami

Mau kirim tulisan? Mau usahanya diliput gratis? Dibaca ribuan orang per hari.

Silahkan kirim semuanya ke email BanyakCakapDotCom@gmail.com

Mau kaya raya?

Kerja lah cuyyy!!!!

Ayo Langganan Artikel, Gratis!

Silahkan tuliskan alamat email anda

Recent Posts

Advertisement

Title

More in Iptek