Connect with us

Travel

Tancap Gas di Revolusi Industri 4.0

Singapura boleh saja kecil. Negaranya mini. Cuma satu kota. Wilayahnya pun masih kalah besar dibanding jumlah luas kota Medan dan Jakarta. Tapi dalam hal mempersiapkan kualitas generasi mudanya, tak ada salahnya kita belajar dari mereka.

Semuanya tergambar saat kami memulai tugas belajar di Institute Technology of Education (ITE).

Di kampus itu, pemerintah Singapura memperlihatkan keseriusannya. Dengan mengalokasikan dana besar. Triliunan. Untuk melangkah nyata: mendidik manusia-manusia mudanya agar siap menghadapi Revolusi Industri era baru: 4.0.

Peralatan praktik di ITE memang serba up to date. Mesin-mesinnya masih baru. Mengkilap. Dan, kinyis-kinyis.

Seperti peralatan dasar bidang pneumatiknya. Dibeli seharga SGD$ 8000 per unit. Mereka punya 10.

Kebetulan karena semua bidang keahlian mekanikal memiliki pokok bahasan pneumatik, peralatan ini over use. Sehingga harus menambah biaya untuk membeli suku cadang. Yang hanya boleh dibeli dengan jumlah besar, dari Jerman.

Demikian hal nya dengan peralatan robotik. Yang harga beli per unitnya, lengkap dengan pengendali dan perangkat lunaknya, juga pelatihan tenaga maintenancenya: SGD$ 1Juta.

Rangkaian robot, yang mirip dengan mesin produksi di pabrik-pabrik canggih itu, menjadi materi belajar siswa setingkat SMP di sana. Berada di dalam workshop yang luas. Dengan dinding kaca. Yang pada bagian luarnya tertulis: Industry 4.0.

Apa sih Industri 4.0 itu?

Industri 4.0 merupakan revolusi industri dengan tren yang paling kini. Yang berkembang mengandalkan otomasi. Yang menghasilkan “pabrik cerdas”.

Di dalam pabrik cerdas itu ditanamkan struktur yang modern. Yang mampu membuat keputusan tepat. Melalui serangkaian sistem yang telah diprogram canggih. Sehingga bisa berinteraksi dengan manusia.

Mesin ATM merupakan contoh sederhana dari komunikasi antara manusia dengan mesin. Yang dalam hal ini disebut dengan Human Machine Interface (HMI).

Mempersiapkan Industri 4.0 sejak dini, membuat Singapura siap adu cepat dengan negara lain. Secepat Kimi Raikkonen di lintasan balap Marina Bay.

Dan bukan sebatas menjadikannya sebagai bahan kampanye.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement Dedicated Server Indonesia

Kontak Kami

Mau kirim tulisan? Mau usahanya diliput gratis? Dibaca ribuan orang per hari.

Silahkan kirim semuanya ke email BanyakCakapDotCom@gmail.com

Mau kaya raya?

Kerja lah cuyyy!!!!

Ayo Langganan Artikel, Gratis!

Silahkan tuliskan alamat email anda

Recent Posts

Advertisement

Title

More in Travel