Connect with us

Kolom

Yang di Sekolah Suka Duduk Paling Belakang, Baca Ini ya…

duduk paling belakang

Ibamz terancam gagal lulus kuliah. Tugas Akhir yang dibuatnya ditolak dosen pembimbing. Untungnya, si dosen bersimpati setelah mendengar curhatan Ibamz.

Ibamz memang jarang masuk kuliah. Ia selalu memainkan jurus TA (titip absen) kepada teman-teman sekelas. Ibamz lebih memilih berlama-lama di warnet kampus. Belajar menjadi seorang peretas.

Mata kuliah yang diampu, sangat membosankan baginya. Terlebih lagi ia harus bekerja di sebuah bengkel milik seorang kerabat. Dari pagi hingga siang.

Tak jarang ia berangkat ke ‘kampusnya’ (baca : warnet) saat masih beraroma oli bekas. Rambutnya yang panjang pun terpaksa dibilas pakai sabun cuci piring. Agar minyak luntur.

Namun berkat kegigihan dan keyakiannya, Ibamz kini seorang owner di perusahaan IT ternama.

Masih banyak kisah-kisah seperti yang dialami Ibamz. Seorang yang ‘malas’ duduk cantik di bangku kuliah atau sekolah, namun menjadi orang sukses.

Coba anda ingat, siapa saja teman sekolah yang suka duduk paling belakang? Atau yang sering bolos sekolah? Dan bagaimana kehidupannya kini?

Menurut penelitian surat kabar USA Today, biasanya yang suka duduk paling belakang ini identik dengan karakter yang super santai. Meski murid yang duduk paling belakang ini mendapat stigma buruk, seperti tukang tidur dalam kelas atau suka bolos pelajaran.

Dikenal suka iseng dan jadi pelawak di kelas. Mereka sering mencairkan kepenatan belajar di kelas dengan banyolannya.

Hebatnya, murid yang duduk paling belakang ini termasuk kreatif. Pemikirannya tidak kaku. Ini yang membuat mereka mampu menyelesaikan berbagai macam masalah dan memiliki banyak teman.

Beberapa teman yang dulunya termasuk belakangers, kini terbilang sukses. Mereka menekuni pekerjaan yang menjadi hobby mereka selama ini.

Malah, menurut beberapa orang guru sekolah dasar. Siswa yang selalu duduk paling belakang. Yang biasanya nakal di kelas. Ternyata paling hormat dan ramah kepada guru jika bertemu di luar.

Intinya : Pendidikan itu tidak serta merta duduk paling depan dan mendapatkan nilai tertinggi di rapor. Pendidikan tidak hanya didapat dari sekolah. Kembangkan kreatifitas kalian. Karena itulah bekal sesungguhnya menyongsong dunia nyata yang penuh persaingan.

Dan yang terpenting, jadikanlah pendidikan sebagai jalan untuk kalian, agar semakin beradab.

Selamat Hari Pendidikan Nasional.

loading...
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement Dedicated Server Indonesia

Kontak Kami

Mau kirim tulisan? Mau usahanya diliput gratis? Dibaca ribuan orang per hari.

Silahkan kirim semuanya ke email BanyakCakapDotCom@gmail.com

Mau kaya raya?

Kerja lah cuyyy!!!!

Ayo Langganan Artikel, Gratis!

Silahkan tuliskan alamat email anda

Recent Posts

Advertisement

Title

More in Kolom

error: Content is protected !!